Puthuk Gragal via Cembor, Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto

Berikut adalah ulasan salah satu destinasi pendakian baru di Mojokerto yaitu Puthuk Gragal via Cembor. Puthuk Gragal merupakan bukit (disebut puthuk) yang menjadi bagian dari kaki Gunung Welirang. Puthuk Gragal 1.480 mdpl bisa dijadikan alternatif pendakian baru di Mojokerto yang ramah untuk akhir pekan sekaligus menikmati eksotisme air terjun di jalur pendakian.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto


Informasi Pendakian Puthuk Gragal via Cembor

Pendakian Puthuk Gragal berlokasi di desa Cembor, kecamatan Pacet, kabupaten Mojokerto. Lokasi tersebut juga merupakan bagian dari wisata air terjun Coban Cakung.


Puthuk Gragal via Cembor melayani pendakian 24 jam. Registrasi pendakian cukup secara offline dengan mengisi buku identitas dan membayar tiket masuk pendakian Rp. 10.000/orang. Kita akan mendapat selembar peta jalur pendakian Puthuk Gragal. Untuk retribusi parkir adalah Rp.10.000/motor. Di basecamp Cembor sudah tersedia warung dan toilet. Para pendaki yang berencana melakukan pendakian ke Puthuk Gragal tidak perlu bingung karena di basecamp Cembor terdapat persewaan alat outdoor. Bahkan ada pula pedagang yang menjual merchandise ala Puthuk Gragal.

Pos Perizinan Puthuk Gragal

Pos perizinan pendakian Puthuk Gragal berada tepat di sebelah pintu masuk pendakian. Di sepanjang pos perizinan ada warung dan gazebo yang bisa dipergunakan untuk breafing ataupun packing. Di sebelah pos perizinan sudah disediakan tempat pembuangan sampah dari para pendaki. Jangan lupa untuk bawa turun sampahmu, ya.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto


Pos 1 Watu Ceper

Akan kita temui sebuah air terjun selama perjalanan menuju pos 1 yang bernama Coban Cakung. Di sini kita bisa bermain air dulu atau nantinya ketika perjalanan turun. Di sekitar Coban Cakung ternyata juga terdapat Sumber Pandan dan Goa Kencana.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto

Dari pos perizinan menuju Pos 1 Watu Ceper bisa ditempuh dalam waktu 25 menit. Medan masih santai dan landai. 


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto


Pos 2 Bukit Gamblu

Perjalanan menuju Pos 2 Bukit Gamblu memerlukan waktu 15 menit. Sebelum pos 2 akan kita temui vegetasi yang cukup rapat yang menandakan kita melewati Bukit Sambilu.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto


Pos 3 Hutan Genjret

Untuk menuju pos selanjutnya kita dilewatkan sebuah tanjakan yang miringnya sekitar 45-60 derajat. Medannya cukup berat dan curam. Tanjakan tersebut dinamakan Tanjakan Opo.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto

20 menit kemudian kita sampai di Pos 3 Hutan Genjret. Di Pos 3 Hutan Genjret terdapat bocoran pipa yang bisa digunakan untuk mengisi perbekalan air. 


Pos 4 Tanjakan Celeng

Diperlukan 20 menit agar bisa menjangkau Tanjakan Celeng. Pos 4 tersedia toilet dan sumber air terjun yang melimpah sehingga sering dijadikan camp area.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto


Camp Gragal

Waktu yang dibutuhkan untuk sampai di Camp Gragal dari pos sebelumnya adalah 25 menit. Camp Gragal punya kontur yang lebih nyaman dan sangat ideal sebagai tempat mendirikan tenda.


Puncak Puthuk Gragal

Dari Camp Gragal menuju puncak Puthuk Gragal ditempuh dalam waktu 15 menit saja. Info pentingnya adalah sangat diharamkan mendirikan tenda di puncak Puthuk Gragal karena tempatnya yang sangat terbuka sehingga rawan akan terpaan angin kencang.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto

Puncak Puthuk Gragal memiliki ketinggin 1.480 mdpl dengan latar belakang Gunung Welirang yang gagah serta Gunung Pundak dan Puthuk Siwur di sebelahnya. Di sebelah utara terlihat Gunung Penanggungan yang menjulang. View dari Puthuk Gragal ini memang terlihat seperti view di Gunung Prau. Waktu terbaik untuk menikmati keindahan lanskap dari puncak Puthuk Gragal adalah ketika sunrise pagi hari.


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto



Puthuk Gragal: eksotis, rapi, sinergis

Tidak diragukan lagi kalau Puthuk Gragal memiliki view yang cakep dan eksotis. Musim kemarau menjadi waktu terbaik untuk mendaki Puthuk Gragal yang mudah dijangkau basecampnya ini baik camping maupun tektok. Selain itu para pendaki tidak perlu bersusah hati karena ketersediaan sumber air. Ada air terjun yang siap sedia menyuguhkan airnya yang bersih dan segar. Vegetasi yang tumbuh di tanah Puthuk Gragal bervariasi: pinus, bambu, ilalang, bunga lantana, pecut kuda, tanaman genjret, dan pohon-pohon besar lainnya. 


Puthuk Gragal via Cembor: Destinasi Pendakian Baru di Mojokerto


Walaupun pendakian Puthuk Gragal baru dibuka secara resmi pada Oktober 2020, pengelolaan wisata pendakian di Mojokerto ini sangat tertata rapi. Akses menuju basecamp, parkir area, warung, juga pos perizinannya hingga sistem registrasi. Di bawah pengelolaan Perum Perhutani KPH Pasuruan dan LMDH Sumber Kencono bersama dengan Karang Taruna desa Cembor, pendakian Puthuk Gragal dan wisata air terjun Coban Cakung menjadi destinasi yang terkelola dan berdampingan.


Dengan pengelolaan yang baik, warga lokal mendapat dampak yang positif dari adanya wisata Puthuk Gragal dan Coban Cakung. Mereka bisa berjualan dan menggantungkan rezekinya dari tempat ini. Para pemuda bisa produktif dengan bergabung dalam karang taruna. Sebuah kolaborasi yang sinergis: puthuk (bukit) dengan coban (air terjun), serta masyarakat Mojokerto dengan kearifan lokalnya. Di tempat ini, semuanya turut hidup dan menghidupi.


LihatTutupKomentar