Air Terjun Singokromo Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk

Sedikit ulasan tentang salah satu destinasi wisata di Nganjuk, air terjun Singokromo dengan kearifan lokalnya yang terletak di lereng utara Gunung Wilis. Singokromo merupakan air terjun yang masuk wilayah administrasi desa Ngliman, kecamatan Sawahan, kabupaten Nganjuk. Satu kawasan dengan air terjun Sedudo, air terjun Singokromo bisa menjadi opsional wisata air terjun di Nganjuk Kota Angin.

Air Terjun Singokromo Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk
Air Terjun Singokromo Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk

Wisata Air Terjun Singokromo

Dari pusat kota Nganjuk, kita bisa menuju kecamatan Sawahan dan mengambil petunjuk arah air terjun Sedudo. Air terjun Singokromo dan Sedudo berada dalam satu loket Sedudo. Untuk menuju arah Singokromo sudah ada papan penunjuk lokasi.

Air Terjun Singokromo: Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk
Air Terjun Singokromo: Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk

Sejak beberapa tahun terakhir, wisata air terjun Singokromo dikelola secara baik oleh Perum Perhutani KPH Kediri dan LMDH Jaya Makmur Desa Ngliman. Tidak perlu khawatir akses dan fasilitas. Singokromo sudah menyediakan warung, toilet, mushola, dan pos-pos istirahat (rest area). Selain air terjun, para pengunjung bisa menikmati wahana flying fox dan area camping

Air Terjun Singokromo: Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk
Air Terjun Singokromo: Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk

Tidak terlepas tentang desa Ngliman, di area Singokromo terdapat wisata religi pertapaan Sedepok. Yang menarik lagi, wisata air terjun Singokromo semakin membuat para jomblo meronta-ronta karena tersedianya spot foto prawedding dan sepanjang jalan menuju air terjun terpasang quotes-quotes ala sad-girl boy millenials.

Air Terjun Singokromo Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk

Air Terjun Singokromo Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk

Berlokasi di lereng Gunung Wilis membuat air terjun Singkromo memiliki eksotisme tersendiri. Vegetasi di sekitar air terjun tidak jauh berbeda dengan jalur pendakian Gunung Wilis. Walaupun hanya berketinggian 20 meter, air terjun Singokromo memiliki debit air yang cukup besar sepanjang tahun dengan kedalaman yang masih bersahabat.

Air Terjun Singokromo: Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk
Air Terjun Singokromo Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk
Air Terjun Singokromo Kearifan Lereng Gunung Wilis Nganjuk
Walaupun tidak sefamiliar Sedudo, air terjun Singokromo menyuguhkan lanskap yang ciamik. Dinding air terjun dipenuhi tumbuhan hijau, termasuk lumut. Air yang turun menuju lembah tersebut membentuk telaga kecil. Undakan-undakan air terjun  dihiasi batu-batu hitam dengan airnya yang mengalir, sangat jernih dan segar.

Singokromo dan Desa Ngliman

Singokromo yang teletak di desa Ngliman tersebut tidak bisa lepas dari cerita air terjunnya yang dahulu terkenal angker. Singo yang berarti harimau, dan krama yang artinya kawin. Menurut cerita, di air terjun tersebut dahulunya adalah tempat berkumpulnya harimau yang kawin sehingga tidak ada warga yang berani berkunjung.

Desa Ngliman yang terletak di Nganjuk  itu menyimpan kearifan tersendiri. Selain keberadan Sedepok di air terjun Singokromo, ada kearifan lokal desa yang sudah tidak asing lagi. Setiap tahunnya, tradisi ritual Siraman 1 Suro di Sedudo masih kental dihelat oleh masyarakat  sekitar. Doa digelar dengan khusyuk dan diakhiri dengan mandi di bawah air terjun. Keberadaan makam Mbah Ngliman (pendiri desa Ngliman) juga menjadi ikon tersendiri untuk desa kecil yang tersemat di lereng Gunung Wilis tersebut. 


Sepanjang jalanan desa Ngliman hidung kita akan dipenuhi bau semerbak cengkeh. Bau mawar juga akan kerap menguar bersama udara yang sejuk. Dua komoditas tersebut memang menjadi andalan desa Ngliman, desa permai di lereng Gunung Wilis dengan keramahan dan kearifan lokalnya yang tetap mengudara. 



LihatTutupKomentar